Tradisi Unik Warga Indosari, Kecamatan Buluspesantren Dalam Merayakan Hari Raya Idhul Fitri

    Libur hari raya Idhul Fitri biasanya di isi dengan berekreasi bersama keluaga menggunakan kendaraan transportasi yang umum digunakan, seperti motor atau mobil. Namun masyarakat desa Indrosari, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen ini memiliki tradisi unik dalam melakukan rekreasi saat libur hari raya Idhul Fitri. Tradisi itu disebut tradisi "Grobagan", dimana masyarakat desa Indrosari akan pergi ketempat wisata dengan menggunakan gerobag yang ditarik oleh kuda. Gerobak tersebut juga diberi aksesoris berupa ornamen rontek, tulisan, gambar, dan bahkan janur. Jumlah gerobaknya bisa mencapai puluhan. Selain itu iring-iringan juga dimeriahkan dengan pelengkap sound system.

sumber: merdeka.com

    Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada H+2 lebaran. Jarak yang ditempuh kurang lebih sekitar 7km. Dimulai dari desa Indrosari sendiri, lalu ke desa Ampih, desa Kelapa Sawit, desa Arjowinangun, desa Sangubanyu, desa Bocor dan desa Setrojenar. Tradisi ini dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 11.00, setelah itu dilanjut ke pantai Setrojenar dan berakhir pada sore hari.

sumber: atmago.com

    Tradisi Grobagan sebenarnya sudah jarang dilakukan, namun ada beberapa paguyuban pemuda yang mulai meramaikan kembali tradisi tersebut. Tradisi grobagan memiliki nilai kebersamaan yang tinggi. Karena itu pula tidak bisa dipungkiri jika tradisi ini akan sangat kita rindukan di zaman modern seperti sekarang ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Makanan Khas Kota Kebumen, Nomer 6 Paling Banyak Dicari Untuk Oleh Oleh Loh!

Karya Wisata Kota Kebumen, No 5 Modal Murah Dapat Pemandangan Indah

Cepet Alas, Tarian Magis Kota Kebumen